Baru-baru ini saya dikontak
oleh salah seorang sahabat saya di Hadramaut. Kami berdua cukup akrab. Sebelum
meninggalkan Yaman, saya mendengar kabar bahwa dia akan menikah.
Untuk mempersiapkan
pernikahannya, sahabat saya ini belakangan bekerja keras sekali. Dia berprofesi
sebagai hajjam, kalau bahasa kitanya tukang bekam. Sebelumnya dia hanya
buka praktek dari jam 8 pagi sampai jam 12. Sekarang sore pun buka dari ashar
sampai menjelang maghrib. Tidak hanya itu, dia pun melayani panggilan hijamah
di luar waktu kerja. Seperti kejar setoran?